Sabtu, 11 Maret 2017

ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian secara umum tentang langkah-langkah yang dapat dikembangkan menjadi masalah manusia dan kebudayaan, terutama kepada para pelajar.
Ilmu alam
Adalah suatu ilmu pasti yang akan melibatkan banyak kepastian dan logika, dimana ilmu ini dapat di kembangkan dengan kemajuan teknologi saat ini. Dibawah ini adalah rincian/deskripsi dari ilmu alam, antara lain;

Diskusi biasanya melibatkan
matematika (pengecualian:
ilmu deskriptif, biologi, dll)
Variabel menunjukkan didefinisikan dengan baik
hal-hal yang dihasilkan oleh
baik eksperimen direproduksi
atau hukum pertama-prinsip melalui
matematika
Perburuan hukum dasar yang menjelaskan
hubungan antara variabel
Tantangan: menemukan hukum dasar yang
dapat menjelaskan fenomena di alam
sulit untuk mengamati (mikro, galaksi).

Ilmu Sosial
Adalah suatu  ilmu yang mencakup semua aspek didalam kehidupan mulai dari interaksi antar individu, individu dan kelompok, dan interaksi antara kelompok dan kelompok.
Di bawah ini adalah beberapa deskripsi dari ilmu sosial, antara lain;

Diskusi sering lisan
Variabel yang diambil dari
database (Big Data),
questionarres, atau jajak pendapat.
Pengamatan adalah kurang dari masalah.
Memburu pola yang mengindikasikan
korelasi antara variabel.
Tantangan: menemukan hukum dasar yang
dapat menjelaskan korelasi ini.


Pengetahuan budaya ( the humanities ) 

bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disilpin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dll. 


Quotes : "tuntutlah ilmu sampai negeri tirai bambu. meskipun ilmu banyak ragamnya, akan tetapi semua itu bermanfaat. Jika dapat di implementasikan dengan baik dan benar".

Rabu, 08 Maret 2017


ILMU BUDAYA DASAR
Ilmu budaya dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian secara umum tentang langkah-langkah yang dapat dikembangkan menjadi masalah manusia dan kebudayaan, terutama kepada para pelajar.
TUJUAN ILMU BUDAYA DASAR
Tujuan belajar ilmu budaya dasar untuk membentuk pola pemikiran manusia, terutama kepada pelajar untuk lebih kritis dalam suatu permasalahan dan melatih cara berkomunikasi antar satu sama lain. Di samping itu, bisa membangun mahasiswa/mahasiswi agar menjadi calon pemimpin bangsa dan negara yang di siplin dan menjunjung nilai-nilai kebudayaan negaranya sendiri Serta mampu mengembangkan hasil karya anak bangsa agar dapat bersaing di level internasional.
TOPIK UTAMA DALAM ILMU BUDAYA DASAR
Dapat memberikan pemahaman dasar dalam berbudaya yang baik dan benar, serta dapat mengembangkan hasil karya anak bangsa dalam menjaga aset kebudayaan bangsa.
Quotes : Budaya adalah jati diri, jika kalian ingin tahu jati diri, maka kenalilah budaya nya".




Jumat, 06 Januari 2017

ILMU PENGETAHUAN DAN TEKNOLOGI.
suatu sumber informasi yang dapat meningkatkan pengetahuan ataupun wawasan seseorang dibidang teknologi. Dapat juga dikatakan, definisi IPTEK ialah merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan teknologi, baik itu penemuan yang terbaru yang bersangkutan dengan teknologi ataupun perkembangan dibidang teknologi itu sendiri, serta update informasi dari teknologi terbaru dari tahun ke tahun.

Faktor-faktor penyebab terjadinya kemiskinan
             
            IPTEK
   Dengan adanya ilmu pengetahuan dan teknologi semua pekerjaan manusia akan tergantikan oleh robot dan manusia akan sulit mencari pekerjaan.

   Tingkat pendidikan yang rendah
Tidak adanya keterampilan, ilmu pengetahuan, dan wawasan yang lebih,  masyarakat tidak akan mampu memperbaiki hidupnya menjadi lebih baik. Karena dengan pendidikan masyarakat bisa mengerti dan memahami bagaimana cara untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi kehidupan manusia.
Dengan belajar, orang yang semula tidak bisa menjadi bisa, salah menjadi benar, dsb. Maka dengan tingkat pendidikan yang rendah masyarakat akan dekat dengan kemiskinan.

 Bencana Alam
Banjir, tanah longsor, gunung meletus, dan tsunami menyebabkan gagalnya panen para petani, sehingga tidak ada bahan makanan untuk dikonsumsi dan dijual kepada penadah atau koperasi. Kesulitan bahan makanan dan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari tidak dapat terpenuhi.
Pengangguran
Semakin banyak pengangguran, semakin banyak pula orang-orang miskin yang ada di sekitar. Karena pengangguran atau orang yang menganggur tidak bisa mendapatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Padahal kebutuhan setiap manusia itu semakin hari semakin bertambah. Selain itu pengangguran juga menimbulkan dampak yang merugikan bagi masyarakat, yaitu pengangguran dapat menjadikan orang biasa menjadi pencuri, perampok, dan pengemis



   Cara Mengatasi Kemiskinan

  •    Peran penting pemerintah.
  •    Usaha dari individu-individu masyarakat. 
  •    Pendidikan.
  •    Meningkatkan akses masyarakat miskin kepada pelayanan dasar. 
  •    Menghapus kan korupsi.
  •    Adanya usaha dari masing-masing individu.
  •     Pemberdayaan Masyarakat.



Quotes:
"Kemiskinan tidak dapat hilang begitu saja bila tanpa ada usaha dari orang miskin itu sendiri, dan bantuan dari sesama serta Pemerintah suatu negara".
TOLERANSI ANTAR UMAT BERAGAMA
Marilah kita pikirkan dan amati suasana kehidupan bangsa Indonesia. Kita harus merasa bangga akan tanah air kita dan juga kita harus bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kita telah dikaruniai tanah air yang indah dengan aneka ragam kekayaan alam yang berlimpah ditambah lagi beraneka ragam suku, ras, adat istiadat, budaya, bahasa, serta agama dan lain-lainnya. Kondisi bangsa Indonesia yang pluralistis menimbulkan permasalahan tersendiri, seperti masalah Agama, paham separatisme, tawuran ataupun kesenjangan sosial. Dalam kehidupan masyarakat Indonesia, kerukunan hidup antar umat beragama harus selalu dijaga dan dibina. Kita tidak ingin bangsa Indonesia terpecah belah saling bermusuhan satu sama lain karena masalah agama.Toleransi antar umat beragama bila kita bina dengan baik akan dapat menumbuhkan sikap saling menghargai dan saling menghormati itu akan terbina kehidupan yang rukun, tertib, dan damai.
Contoh pelaksanaan toleransi antara umat beragama dapat kita lihat seperti:
·         Membagikan zakat ke semua masyarakat, tanpa mengenal agama.
·         Memperbaiki tempat-tempat umum, tanpa memilah-milah daerah nya.
·         Membantu orang yang kena musibah banjir, tanpa mengenal ras.
·         Membantu korban kecelakaan lalu-lintas, tanpa mengenal status sosial.

Quotes: "Agama di dunia ini sangatlah banyak, akan tetapi mempunyai satu tujuan yang sama yaitu beramal kebaikan dan yakin akan pedoman yang di anut nya.
Prasangka
membuat keputusan sebelum mengetahui fakta yang relevan mengenai objek tersebut. Awalnya istilah ini merujuk pada penilaian berdasar ras seseorang sebelum memiliki informasi yang relevan yang bisa dijadikan dasar penilaian tersebut. 
Diskriminasi 
merujuk kepada pelayanan yang tidak adil terhadap individu tertentu, di mana layanan ini dibuat berdasarkan karakteristik yang diwakili oleh individu tersebut. Diskriminasi merupakan suatu kejadian yang biasa dijumpai dalam masyarakat manusia, ini disebabkan karena kecenderungan manusia untuk membeda-bedakan yang lain.
Etnosentrisme 
penilaian terhadap kebudayaan lain atas dasar nilai dan standar budaya sendiri.

Upaya Untuk Mengatasi Serta Menghilangkan Sifat PRASANGKA, DESKRIMINASI, ETNOSENTRISME yaitu ;

PRASANGKA
Mengatasi sifat ini ialah selalu berfikir positif terhadap orang lain serta janganlah menilai seseorang atas dasar yang belum jelas kebenarannya.
DESKRIMINASI
Mengatasi nya ialah dengan mengukur tingkat kepribadian masing-masing individu.
ETNOSENTRISME
Mengatasi masalah ini yaitu dengan cara, menerima semua masukan dari setiap individual dan harus lebih bijak dalam menilai seseorang.

Quotes:
"Hanya ada satu KUNCI, selalu POSITIF THINKING terhadap semua individu dan lingkungan"

Rabu, 04 Januari 2017


Information University;
www.baak.gunadarma.ac.id

Akun studentsite;
www.studentsite.gunadarma.ac.id

Library University;
www.library.gunadarma.ac.id


MASALAH SOSIAL DI DALAM MASYARAKAT 


Stratifikasi Sosial
  1. Stratifikasi sosial menurut Pitirim A. Sorokin adalah perbedaan penduduk / masyarakat ke dalam lapisan-lapisan kelas secara bertingkat (hirarkis).  Pitirim A. Sorokin dalam karangannya yang berjudul “Social Stratification” mengatakan bahwa sistem lapisan dalam masyarakat itu merupakan ciri yang tetap dan umum dalam masyarakat yang hidup teratur. 
  2. Stratifikasi sosial menurut Drs. Robert M.Z. Lawang adalah penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prestise. 
  3. Statifikasi sosial menurut Max Weberadalah stratifikasi sosial sebagai penggolongan orang-orang yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hirarkis menurut dimensi kekuasaan, privilese dan prestise 
  • Dasar-dasar pembentukan pelapisan sosial 

    1. Ukuran kekayaan   

    Kekayaan (materi atau kebendaan) dapat dijadikan ukuran penempatan anggota masyarakat ke dalam lapisan-lapisan sosial yang ada, barang siapa memiliki kekayaan paling banyak mana ia akan termasuk lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial, demikian pula sebaliknya, yang tidak mempunyai kekayaan akan digolongkan ke dalam lapisan yang rendah. Kekayaan tersebut dapat dilihat antara lain pada bentuk tempat tinggal, benda-benda tersier yang dimilikinya, cara berpakaiannya, maupun kebiasaannya dalam berbelanja,serta kemampuannya dalam berbagi kepada sesama. 

    2. Ukuran kekuasaan dan wewenang

    Seseorang yang mempunyai kekuasaan atau wewenang paling besar akan menempati lapisan teratas dalam sistem pelapisan sosial dalam masyarakat yang bersangkutan. Ukuran kekuasaan sering tidak lepas dari ukuran kekayaan, sebab orang yang kaya dalam masyarakat biasanya dapat menguasai orang-orang lain yang tidak kaya, atau sebaliknya, kekuasaan dan wewenang dapat mendatangkan kekayaan.

    3. Ukuran kehormatan 

    Ukuran kehormatan dapat terlepas dari ukuran-ukuran kekayaan atau kekuasaan. Orang-orang yang disegani atau dihormati akan menempati lapisan atas dari sistem pelapisan sosial masyarakatnya. Ukuran kehormatan ini sangat terasa pada masyarakat tradisional, biasanya mereka sangat menghormati orang-orang yang banyak jasanya kepada masyarakat, para orang tua ataupun orang-orang yang berprilaku dan berbudi luhur.

    4. Ukuran ilmu pengetahuan 

    Ukuran ilmu pengetahuan sering dipakai oleh anggota-anggota masyarakat yang menghargai ilmu pengetahuan. Seseorang yang paling menguasai ilmu pengetahuan akan menempati lapisan tinggi dalam sistem pelapisan sosial masyarakat yang bersangkutan. Penguasaan ilmu pengetahuan ini biasanya terdapat dalam gelar-gelar akademik (kesarjanaan), atau profesi yang disandang oleh seseorang, misalnya dokter, insinyur, doktorandus, doktor ataupun gelar profesional seperti profesor. Namun sering timbul akibat-akibat negatif dari kondisi ini jika gelar-gelar yang disandang tersebut lebih dinilai tinggi daripada ilmu yang dikuasainya, sehingga banyak orang yang berusaha dengan cara-cara yang tidak benar untuk memperoleh gelar kesarjanaan, misalnya dengan membeli skripsi, menyuap, ijazah palsu dan seterusnya.

     

    Elite dan Massa  

    1. Pengertian Elite

    Dalam pengertian yang umum elite menunjuk pada sekelompok orang orang yang ada dalam masyarakat dan menempati kedudukan tinggi. Dalam pengertian khusus dapat diartikan sebagai sekelompok orang yang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan minoritas yang memegang kekuasaan.

    Dalam cara pemakaiannya yang lebih umum elite dimaksudkan: “posisi di dalam masyarakat di puncak struktur-struktur sosial yang terpenting, yaitu posisi tinggi di dalam ekonomi, pemerintahan aparat kemiliteran, politik, agama, pengajaran, dan pekerjaan-pekerjaan dinas”.

    Dalam studi sosial golongan minoritas yang berada pada posisi atas yang secara fungsional dapat berkuasa dan menentukan dikenal dengan elit. Elite adalah suatu minoritas pribadi-pribadi yang diangkat untuk melayani suatu kolektivitas dengan cara yang bernilai sosial.
    2. Pengertian Massa
    Istilah massa dipergunakan untuk menunjukkan suatu pengelompokkan kolektif lain yang elementer dan spontan, yang dalam beberapa hal menyerupai crowd, tapi yanag secara fundamental berbeda dengannya dalam hal-hal yang lain.



    Massa diwakili oleh orang-orang yang berperan serta dalam perilaku massal sepertinya mereka yang terbangkitkan minatnya oleh beberapa peristiwa nasional, mereka yang menyebar di berbagai tempat, mereka yang tertarik pada suatu peristiwa pembunuhan sebagai diberitakan dalam pers, atau mereka yang berperanserta dalam suatu migrasi dalam arti luas.



    Massa (mass) atau crowd adalah suatu bentuk kumpulan (collection) individu-individu, dalam kumpulan tersebut tidak terdapat interaksi dan dalam kumpulan tersebut tidak terdapat adanya struktur dan pada umumnya massa berjumlah orang banyak dan berlangsung lama.
Quotes: "Stratifikasi Sosial tidak penting, yang lebih penting adalah bersosialisasi antar masyarakat".